Sabtu, 17 Mei 2008

Mengapa Pesawat Indonesia Dilarang ke Eropa?

Dari Cak Bagio, 20/9/2007
Ada cerita begini: Suatu hari pesawat terbang Indonesia terbang ke Inggris. Pesawat oleng di angkasa, diduga kelebihan muatan. Maklum, pesawat Indonesia pernah ada yang jatuh diduga kelebihan muatan durian. Penumpang pesawat itu dari berbagai negara. Seorang warga negara Cina berteriak kepada petugas, "Tolong, tiga koper saya di bagasi dibuang saja! Isinya uang! Nggak masalah, di Cina gampang cari uang. Cina kaya!" Tiga koper uang si Cina dibuang.

Seorang warga Amerika Serikat (AS) tak mau kalah. "Silahkan buang lima koper saya yang berisi uang dan surat-surat berharga! AS lebih kaya Bung!" kata si Amerika dengan sombong, tak mau kalah dengan Bush. Tapi pesawat masih oleng. Penumpang semakin panik. Seorang warga Arab Saudi berdiri dan berteriak, "Masya Allah! Tolong lima kuintal kurma saya juga buang dari bagasi!" Tapi pesawat tetap oleng. Akhirnya seorang warga Indonesia menyeret dua orang di kiri dan kanannya menuju pintu pesawat dan melempar keluar dua orang itu. "Hai, Anda gila!" teriak orang Nigeria. "Oh, no problem, dua orang tadi koruptor Indonesia yang mau kabur. Jangan kuatir, Indonesia kaya koruptor, masih banyak persediaan," jawab si Indonesia santai.

Tapi pesawat tetap oleng. Si Nigeria mendatangi si Indonesia dan melemparnya keluar dengan dugaan si Indonesia tadi juga koruptor. Pesawat terbang mulai melayang dengan tenang. Para penumpang gaduh membuat kesimpulan; pesawat tadi oleng karena ditumpangi tiga koruptor Indonesia. Sesampai di Inggris berita itu tersebar, sehingga UE mengeluarkan keputusan melarang maskapai penerbangan Indonesia ke Eropa sebab Indonesia terkenal sebagai surga koruptor. Maka sekarang ada teori baru dalam teknik penerbangan, yaitu: KORUPTOR PENYEBAB PESAWAT TERBANG OLENG.

Suruh naik sepeda onthel atau tongkang aja ke Eropa!

Tidak ada komentar: